KARAWANG- Wakil Bupati Kabupaten Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) menghimbau warga Mulyasari Desa Pancawati Kecamatan Klari agar bisa memahami kewajiban kita yang masih hidup terhadap orang yang sudah meninggal.
Hal itu disampaikan Jimmy karena pada awalnya warga Mulyasari yang berlokasi di sekitar TMP menolak jenazah yang meninggal terinfeksi covid-19 dimakamkan di TMP.
Dihadapan warga, Jimmy mengatakan agar masyarakat memaklumi, bahwa jenazah tersebut ini sudah tidak ada pengaruh apa-apa. Apa lagi ada penularan dan sebagainya.
“Kami jelas sedih sekali melihat ada yang akan dimakamkan harus ditolak, padahal ini bukan sebuah kejahatan, ini adalah sebuah cobaan," ucap Jimmy.
Untuk itu, Ia juga meminta semua jajaran khususnya camat, lurah dan Kepala Desa, agar memberikan edukasi kepada masyarakat jika ada korban meninggal dunia karena berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif covid-19 agar tidak ditolak.
"Masyarakat perlu diedukasi bahwa pemakaman memakai SOP, Insya Allah tidak apa-apa. Mohon agar masyarakat tidak menolak jika ada pemakaman yang meninggal akibat virus ini," terangnya.(*)
Hal itu disampaikan Jimmy karena pada awalnya warga Mulyasari yang berlokasi di sekitar TMP menolak jenazah yang meninggal terinfeksi covid-19 dimakamkan di TMP.
Dihadapan warga, Jimmy mengatakan agar masyarakat memaklumi, bahwa jenazah tersebut ini sudah tidak ada pengaruh apa-apa. Apa lagi ada penularan dan sebagainya.
“Kami jelas sedih sekali melihat ada yang akan dimakamkan harus ditolak, padahal ini bukan sebuah kejahatan, ini adalah sebuah cobaan," ucap Jimmy.
Untuk itu, Ia juga meminta semua jajaran khususnya camat, lurah dan Kepala Desa, agar memberikan edukasi kepada masyarakat jika ada korban meninggal dunia karena berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif covid-19 agar tidak ditolak.
"Masyarakat perlu diedukasi bahwa pemakaman memakai SOP, Insya Allah tidak apa-apa. Mohon agar masyarakat tidak menolak jika ada pemakaman yang meninggal akibat virus ini," terangnya.(*)


