![]() |
| Mylen Prihatina |
BANJARMASIN- Tanggal 17 Agustus tahun 2020 usia kemerdekaan kita menginjak ke-75 tahun. Kemerdekaan adalah bebasnya negara mengendalikan penuh atas wilayah negaranya itu. Kita bisa bebas menentukan arah tujuan negera kita tanpa intervensi negara lain.
Hal tersebut disampaikan gadis Banjar kelahiran Binuang Mylen Prihatina.
"Kita belum bisa mengapresiasi Kemerdekaan ini karena ada virus corona. Jadi kurang meriah aja," ujar Mylen Mahasiswa Semester 5 Fakultas Hukum pada berita pembaruan.com, Minggu (16/8/20).
Sementara ketika ditanya tentang bagaimana mengcounter budaya asing di era virtual dan digital, Mahasiswa Semester 5 ini menjawab dengan santainya, budaya asing itu tidak selalu identik dengan western atau bule saja, saat ini kita terinfluence juga oleh India dan Korea. Apalagi saat ini anak muda lagi menyenangi dengan Korea.
"Saat ini budaya asing sangat mudah masuk ke negeri ini," ujarnya
Dan untuk di Kalimantan Selatan kata Myle, budaya dari luar tidak terlalu banyak terserap. Jadi masih sangat terasa dan lekat Indonesia nya, mungkin beda kalau dibanding dengan Jakarta.
"Mungkin Jakarta sudah banyak masuk budaya dari luar," terangnya.
Myle berharap pada pemerintah, kedepanya agar bisa memberikan pemerataan ekonomi, sosial dan pendidikan karena itu masih belum terlihat merata.
"Namun tak kalah pentingnya untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat," tandas Mahasiswa Universitas Kalimantan itu. (ron)


