| Tenaga Kesehatan saat lakukan vaksinasi yang digelar BINDA Kalsel secara door to door, Senin (25/10/21)(foto:ist) |
RANTAU - Vaksinasi tahap dua secara door to door bagi masyarakat dan Santri di Pondok Pesantren Muthi'ul Huda Hatungun dilaksanakan kembali oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan, Senin (25/10/21).
Vaksinasi tahap dua secara door to door itu, BIN Kalsel menggandeng tiga tim tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Hatungun, Puskesmas Tambarangan dan Puskesmas Binuang dengan membawa 500 dosis vaksin merk sinovac.
Camat Kecamatan Hatungun Slamet mengapresiasi Badan Intelijen Negara ( BIN ) Daerah Kalsel yang telah melaksanakan vaksinasi sebagai salah satu pengendalian wabah Covid-19 bagi masyarakat dan santri yang berada di wilayahnya.
"Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada BIN, Dinkes, PKM dan Ponpes Muthi'ul Huda yang telah melaksanakan giat vaksinasi di Kecamatan Hatungun," ucapnya.
Slamet berharap dengan capaian vaksinasi di Pondok Pesantren bisa sebagai dasar bagi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk Tsanawiyah dan Aliyah khususnya, juga umumnya bagi seluruh sekolahan yang ada di Kecamatan Hatungun.
"Selain vaksinasi ini dilaksanakan di Ponpes Muthi'ul Huda Hatungun, kami juga berharap dapat dilaksanakan SMP atau sekolah lain yang ada di Kecamatan Hatungun," harapnya.
Camat Hatungun lebih lanjut mengatakan, kalau vaksinasi bagi santri atau pelajar sudah terlaksana, diharapkan PTM bisa berjalan. Dan bagi masyarakat umum bisa terakomodir mensukseskan target pemerintah, terkait capaian 75 persen vaksinasi dari jumlah penduduk Kecamatan Hatungun sebanyak kurang lebih 9.408 jiwa.
Sementara itu Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) BIN Daerah Kalimantan Selatan Drs Supriyono mengatakan, BIN Kalsel melaksanakan vaksinasi tahap dua di sejumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya secara door to door bagi masyarakat, warga Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin.
"Kita gandeng tenaga kesehatan di masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan vaksinasi tahap dua ini," terangnya.
Kemudian, lanjut Supriyono menjelaskan, vaksinasi dosis dua yang diselenggarakan hari ini merupakan lanjutan dari sasaran dosis satu sebelumnya pada bulan September 2021 lalu, dengan total dosis dua di Provinsi Kalimantan Selatan sejumlah 13.500 dosis sinovac.
"Total sebanyak 13.500 dosis dilaksanakan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di provinsi Kalimantan selatan dan dilakukan secara door to door atau dari rumah ke rumah, vaksinnya sinovac," jelasnya.
Drs. Supriyono menuturkan, bahwa upaya vaksinasi ini merupakan perintah Presiden RI Ir Joko Widodo melalui Kepala BIN RI Jenderal Pol (pur) Budi Gunawan untuk turut serta mengejar pencapaian cakupan vaksinasi, agar target hard immunity sebesar 70 persen dapat tercapai pada bulan Desember tahun 2021 mendatang.(ron)

