![]() |
| Ilustrasi (ist) |
KARAWANG - Kisah memilukan kembali dialami seorang Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Karawang berinisial DMI.
Dugaan perlakuan tidak manusiawi tersebut diungkapkan oleh suaminya, Gina Fitriana, saat ditemui di kediamannya pada Rabu (25/2/2026).
Gina menuturkan, istrinya sempat ditempatkan selama satu minggu di sebuah penampungan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Selama berada di lokasi tersebut, sang istri mengaku mendapat perlakuan yang tidak layak.
“Istri saya ditahan alat komunikasinya seperti handphone. Makan pun diberikan sisa makanan. Bukannya mendapat pelatihan, malah hanya disuruh mencuci pakaian milik penghuni rumah,” ujar Gina.
Merasa ada yang tidak beres, Gina mengaku telah mencoba melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang.
Namun, ia mengaku belum mendapatkan respons yang serius dengan alasan istrinya masih berstatus calon TKI dan belum resmi diberangkatkan.
Selain itu, Gina menyebut pihak perusahaan yang rencananya akan memberangkatkan istrinya, yakni PT. Timur Raya, hingga kini sulit dihubungi untuk dimintai klarifikasi.
Menurut Gina, istrinya direncanakan akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Namun, ia mengaku tidak mengetahui adanya kebijakan pemerintah sejak 2015 yang menghentikan pengiriman tenaga kerja Indonesia ke negara tersebut.
“Saya curiga ini pemberangkatan ilegal. Katanya ada beberapa orang dari berbagai daerah yang juga akan diberangkatkan. Bisa jadi korban bukan hanya istri saya,” ungkapnya.
Beruntung, DMI berhasil melarikan diri dari penampungan dengan bantuan warga sekitar dan kemudian menghubungi suaminya.
Namun, hingga kini sejumlah barang pribadi miliknya seperti handphone, Kartu Keluarga (KK), KTP, serta pakaian masih tertinggal di lokasi penampungan.
Gina pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih jalur pemberangkatan kerja ke luar negeri agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya harap masyarakat lebih waspada supaya tidak ada lagi korban seperti istri saya,” pungkasnya.(Mu)


