Iklan

Iklan

Berawal dari Pengajian, Pokdakan Pusaka At Taqwa Sukses Panen 1,2 Ton Ikan Nila Bioflok

BERITA PEMBARUAN
31 Mei 2026, 13:35 WIB Last Updated 2026-05-31T06:35:03Z
Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Pusaka At Taqwa menjelma menjadi unit usaha produktif yang sukses di Desa Sumurgede Kecamatan Cilamaya Wetan, Minggu 31 Mei 2026.(foto: ist)


KARAWANG - Siapa sangka, sebuah kelompok pengajian rutin di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, mampu menjelma menjadi unit usaha produktif yang sukses menghasilkan panen ikan nila dalam jumlah besar.


Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Pusaka At Taqwa mencatatkan prestasi membanggakan dengan menggelar panen raya perdana ikan nila sistem bioflok sebanyak 1,2 ton pada Minggu (31/5/2026). 


Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan kebersamaan mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan.


Ketua Pokdakan Pusaka At Taqwa, Anwar Sadad yang akrab disapa Neko, mengungkapkan bahwa seluruh anggota kelompok awalnya tidak memiliki latar belakang maupun pengalaman dalam budidaya ikan bioflok.


"Anggota kami tidak ada yang berlatar belakang pembudidaya ikan bioflok. Namun berkat semangat yang tinggi untuk meningkatkan perekonomian, kami bisa sampai di titik ini," ujar Neko.


Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah melalui program bantuan yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.


"Awalnya kami tidak terpikirkan untuk budidaya ikan nila, tetapi berkat bantuan Bapak Presiden, alhamdulillah kami memiliki kegiatan yang menghasilkan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional yang merakyat ini," katanya.


Dalam panen perdana tersebut, Pokdakan Pusaka At Taqwa berhasil memanen 12 kuintal atau 1,2 ton ikan nila dari delapan kolam bioflok, dengan rata-rata bobot ikan mencapai 250 gram per ekor. Hasil itu dinilai sangat memuaskan untuk ukuran kelompok pembudidaya pemula. Bahkan, Neko mengklaim capaian tersebut menempatkan kelompoknya sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Barat.


"Capaian panen perdana ini mengantarkan kelompok kami menjadi yang terbaik kedua se-Provinsi Jawa Barat setelah Cirebon," ungkapnya bangga.


Keberhasilan Pokdakan Pusaka At Taqwa juga tidak lepas dari pendampingan intensif yang diberikan oleh Penyuluh Perikanan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) Bogor, Laila Yunita Indah, S.Pi.


Laila mengaku sempat meragukan keberlangsungan kelompok tersebut saat pertama kali melakukan pendampingan. Namun, keraguan itu berubah menjadi kekaguman setelah melihat konsistensi dan kekompakan para anggotanya.


"Awalnya saya tidak yakin kelompok ini bisa berjalan lama, tetapi ternyata saya salah. Mereka memiliki semangat yang tinggi dan terbukti tetap kompak. Untuk ukuran pembudidaya pemula, apa yang dicapai Pokdakan Pusaka At Taqwa ini bisa dikatakan sangat berhasil," tutur Laila.


Ia berharap seluruh anggota terus menjaga soliditas kelompok serta semangat berusaha agar budidaya ikan nila sistem bioflok ini dapat berkembang lebih besar dan berkelanjutan.


Keberhasilan Pokdakan Pusaka At Taqwa menjadi inspirasi bahwa kebersamaan, kemauan belajar, dan kerja keras dapat melahirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Berawal dari Pengajian, Pokdakan Pusaka At Taqwa Sukses Panen 1,2 Ton Ikan Nila Bioflok

Terkini

Topik Populer

Iklan