KARAWANG- Beredar foto dan video di media sosial terkait pemanggilan Kepala Desa Sukaluyu oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang dianggap tidak memiliki etika. Karena diduga bermain smartphone saat proses diskusi berlangsung, hal itu sontak menjadi sorotan publik.
Pemanggilan tersebut terkait foto yang diunggah oleh salah satu aparatur desa di media sosial instagram dengan caption lanjutkan dengan menandai salah satu nama bakal calon pada Pilkada mendatang.
Kepala Desa Sukaluyu Hj. Ayum Nurlaelasari menjelaskan, bahwa foto dan video yang beredar di media sosial dengan dugaan yang mengenai dirinya itu keliru.
"Itu ngga bener, saya juga punya etika. Iya emang ditegur oleh bu Irma (Ketua Panwascam) tapi saya bilang ini ada yang telpon terus saya reject bukan main game," jelasnya saat ditemui diruangannya, Jumat (18/09/20).
Lebih lanjut, Nyai Ayum sapaan akrab Kades Sukaluyu menambahkan bahwa dugaan terkait dirinya akan mengerahkan masa untuk menggeruduk Kantor Panwascam itu dianggap berlebihan.
"Itu awalnya kabar dari mana sih, kita datang cuma bertujuh, saya dan aparatur desa yang lainnya," tambahnya.(jar)


