![]() |
| Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin sesaat setelah acara pembukaan pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Menjahit Program Menjahit Pakaian dengan Mesin angkatan ke III di BLK Komunitas Pondok Pesantren Muthi'ul Huda Desa Hatungun Kecamatan Hatungun,Rabu (2/6/21) |
RANTAU- Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin resmi melaksanakan pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Menjahit Program Menjahit Pakaian dengan Mesin angkatan ke III di Balai Latihan Kerja Komunitas Pondok Pesantren Muthi'ul Huda Jalan 17 Agustus Desa Hatungun Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, Rabu (3/6/21).
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Tapin Hj Fauziah melalui Instruktur TIK Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Sapjuandani kepada beritapembaruan.id mengatakan, BLK Komunitas Muthi'ul Huda ini tentu sangat membantu Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin.
"Karena salah satu cara untuk menanggulangi pengangguran yang ada di kabupaten Tapin khususnya yaitu menyiapkan SDM kepada Masyarakat," ungkapnya.
Dengan adanya komunitas BLK ini yang letaknya berada di pelosok jauh dari jangkauan kami Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapin tentu sangat membantu.
"Komunitas ini mudah-mudahan nantinya terus berkembang selain dari bantuan anggaran dari pemerintah, juga mendapatkan anggaran dari instansi atau pihak lain yang dapat membantu keberlangsungan Komunitas BLK ini," harapnya.
Lebih lanjut Sapjuandani mengatakan, kami berharap kedepannya alumni dari Komunitas BLK ini membentuk kelompok usaha yang membuat mereka dapat terus berkembang, dan dapat memotivasi atau memberi semangat kepada mereka yang mencari kerja.
"Bahwa bekerja itu mesti harus di perusahaan, namun juga bisa dilakukan dengan cara membuka usaha secara mandiri salah satunya dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan yang ada di BLK Komunitas maupun BLK yang ada dipemerintahan," imbuhnya.
Sementara itu Camat Hatungun Selamet Suryanto mengatakan, Alhamdulillah hari ini bisa melaksanakan pembukaan pelatihan menjahit dengan segala konsekuensi prokes kita terapkan.
"Saya mengharapkan nantinya para peserta bisa memanfaatkan apa yang sudah dibantu oleh pemerintah melaksanakan pelatihan menjahit di BLK Komunitas Menjahit PonPes Muthi'ul Huda ini," ungkapnya.
Selamet Suryanto lebih lanjut mengatakan ia akan menjembatani bagi mereka yang sudah punya skil, nanti kita akan mempermudah bagaimana caranya untuk bisa membikin surat keterangan usaha ke Dinas UMKM.
"Karena kami pun ada beberapa kegiatan yang nantinya kita arahkan ke desa- desa juga untuk membantu para UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Hatungun," jelasnya.
Ia menambahkan, jadi jelas nanti harus semangat, mematuhi prokes dan manfaatkan waktu yang ada untuk mengasah kemampuan menjahit yang sudah dimiliki, atau pun yang baru untuk lebih meningkatkan lagi kemampuan.
"Dan selanjutnya bisa membuka peluang usaha di desa masing-masing untuk perbaikan secara ekonomi sendiri, masyarakat maupun pemerintah," harapnya.
Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Muthi'ul Huda Hatungun KH Muhsin Al-Aziz dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berharap pelatihan menjahit di BLK Komunitas di Ponpesnya ini dapat bermanfaat.
"Para peserta dan alumni pelatihan nantinya bisa mendapatkan bekal ilmu yang bermanfaat. Bermanfaat baik bagi dirinya sendiri para peserta maupun bermanfaat bagi orang lain, saya tegaskan bahwa sebaik baiknya manusia adalah dapat bermanfaat bagi yang lain," tandasnya.
Sebagai informasi, peserta pelatihan menjahit di BLK Komunitas Menjahit PonPes Muthi'ul Huda Hatungun ini berjumlah 16 orang perempuan yang berasal dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.
Pelatihan menjahit tersebut akan berlangsung kurang lebih selama satu bulan mulai tanggal 2 Juni sampai tanggal 5 Juli 2021.(ron)


