Iklan

Iklan

Integrasikan Perspektif Gender, Pemkab Tapin Gelar Bimbingan Teknis PUG

BERITA PEMBARUAN
23 Juli 2021, 09:00 WIB Last Updated 2021-07-23T02:00:14Z
Bupati Kabupaten Tapin HM Arifin Arpan saat membuka Bimbingan Teknis PUG di Grand Dafam Q-Hotel Banjarbaru, Kamis (22/7/21)(foto:ist)


RANTAU- Pemerintah Kabupaten Tapin terus berupaya untuk mengintegrasikan perspektif gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan  dan program pembangunan. 


Untuk itu Pemkab Tapin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar Bimbingan Teknis PUG melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), Kamis (22/07/21) kemarin bertempat di Grand Dafam Q-Hotel Banjarbaru. 


Kegiatan dibuka secara langsung oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan, dan dihadiri Sekda Tapin H Masyraniansyah, Ketua PKK Tapin Hj Ratna Ellyani, Perwakilan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dr Yurni Satria, Kepala Dinas DP3A Hj Lailian Noor, Perwakilan D3A Provinsi kalsel, Kepala SKPD se Kabupaten Tapin. 


Kepala Dinas DP3A Hj Lailian Noor, menerangkan, pelaksanaan PUG harus terefleksikan dalam proses penyusunan kebijakan yang menjadi acuan perencanaan dan penganggaran untuk menjamin program dan kegiatan yang dibuat oleh seluruh lembaga pemerintah  (SKPD) menjadi responsif gender.


"Penyusunan kebijakan untuk pembangunan di daerah harus dapat menjamin semua gender dapat terlayani dengan baik," jelasnya.


Lebih lanjut ia menjelaskan, di Kabupaten Tapin, target perencanaan penganggaran yang resposif gender (menggunakan GAB, GBS dan TOR) untuk tahun 2022 adalah 20 persen dari total anggaran. Sedangkan pada tahun 2020 baru tercapai 1 persen dari total anggaran. 


"Berharap sesudah kegiatan ini berakhir kita dapat meningkatkan capaian tersebut minimal menjadi 5 persen dari total anggaran," harapnya.


Disela-sela acara Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengatakan, dirinya mengapresiasi kepada DP3A Tapin yang telah berupaya pembangunan di Kabupaten Tapin khususnya untuk pengarusutamaan Gender. 


"Ini untuk mewujudkan kesetaraan gender di Kabupaten Tapin," ucapnya. 


Dijelaskan Bupati Tapin 2 periode ini, isue gender merupakan salah satu isue utama dalam pembangunan, khususnya sumber daya manusia. 


Untuk itu wujud nyata dilaksanakannya kesetaraan gender dengan program dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan PUG di semua sektor yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pengarusutamaan gender seperti penyuluhan, sosialisasi dan pelatihan. 


"Saat ini banyak program yang dilibatkan semua sektor untuk pengarusutamaan gender," tegasnya.


Sementara itu Ketua PKK Tapin Hj Ratna Ellyani menjelaskan saat ini kesadaran masyarakat akan kesetaraan gender di Kabupaten Tapin cukup tinggi, hal ini terbukti dari jenjang kabupaten hingga ke desa banyak kaum perempuan turut andil dalam pembangunan di daerah. 


"Saat ini kesetaraan gender dari tingkat kabupaten hingga ke desa, kaum perempuan turut terlibat," tandasnya.(rls/ron)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Integrasikan Perspektif Gender, Pemkab Tapin Gelar Bimbingan Teknis PUG

Terkini

Topik Populer

Iklan