![]() |
| Sekda Kabupaten Tapin saat membuka acara Uji Kompetensi JPT Pratama di Gedung Pendopo Rantau Baru, Jumat (13/8/21)(foto:ron) |
RANTAU- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin H Masyraniansyah membuka secara resmi Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digelar di Gedung Pendopo Rantau Baru Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, Jumat (13/8/21).
Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama diikuti oleh 27 dari 34 orang eselon II B jumlah yang seharusnya dan UK JPT Pratama tersebut selama dua hari mulai Jumat 13 hingga Sabtu 14 Agustus 2021.
Sekda Tapin H Masyraniansyah mengatakan, dengan dilaksanakannya uji kompetensi dapat meningkatkan kinerja para pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Tapin.
"Kami berharap kinerja mereka bisa lebih meningkat seperti yang sudah dilaksanakan Sebelumnya," ucap H Masyraniansyah.
H Masyraniansyah menyampaikan, memang sejauh ini kinerja masih ada yang belum maksimal, artinya mereka bekerja namun belum maksimal.
"Saya tegaskan kembali belum maksimal," tandas Sekda Tapin H Masyraniansyah.
Kemudian, jelas Sekda, sehingga kami laksanakan Uji Kompetensi ini hingga nanti akan terpetakan ada pejabat pejabat eselon II tidak sesuai lagi di SKPD yang ditempati mereka dan nantinya setelah di petakan dapat bekerja dengan baik.
"Tim penguji dalam Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang dilaksanakan sekarang ini dari Universitas Lambung Mangkurat yang terdiri dari psikolog dan lain sebagainya yang dianggap berkompeten," terangnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas BKPSDM Kabupaten Tapin Indrayani mengatakan, Uji Kompetensi ini dilaksanakan untuk melakukan pemetaan sesuai amanat UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pasal 51 bahwa manajemen ASN diselenggarakan berdasarkan Sistem Merit.
"Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan Kualifikasi, Kompetensi dan kinerja secara adil serta wajar," terangnya.
Ia menjelaskan Sistem Merit salah satunya Uji Kompetensi seperti yang dilaksanakan hari ini kemudian untuk teknis tahun 2016- 2017 apabila terjadi kekosongan maka dilakukan ujian melalui Uji Kompetensi.
"Yang diminta hadir pada saat ini guna dilakukan pemetaan untuk nanti diketahui tepatnya tempatnya dimana," jelasnya.
Indrayani menuturkan untuk jumlah yang hadir mengikuti Uji Kompetensi hari ini sebanyak 27 dari 34 orang eselon II B jumlah yang seharusnya dan UJi Kompetensi JPT Pratama ini dijadwalkan selama dua hari mulai hari ini Jumat 13 sampai Sabtu 14 Agustus 2021.
"Untuk tim pengujinya dari Fakultas Kedokteran dan Psikologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalsel yang terdiri dari 4 orang dan untuk hasil kita serahkan sepenuhnya kepada tim penguji yang independen dan memang memiliki kapasitas sebagai penguji," tutupnya.(ron)


