Iklan

Iklan

Kemelut di Tubuh IMI Kalsel Jelang Musprov

BERITA PEMBARUAN
08 Februari 2022, 23:16 WIB Last Updated 2022-02-09T01:23:26Z
Tiga mantan pengurus IMI Kalsel pertanyakan kinerja IMI ke IMI Pusat, Kamis (3)2)22) (foto: ist)


BANJARMASIN  - Tiga orang mantan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel yang mengaku berbekal sokongan dari mayoritas anggota klub otomotif yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel sambangi Pengurus IMI Pusat di Jakarta.


Informasi, tiga orang mantan pengurus dan mengaku berbekal saweran dari mayoritas anggota klub otomotif di Kalsel yang menyambangi Pengurus IMI Pusat di Jakarta itu yakni mantan Sekretaris Umum Sipliansyah, eks Biro Binpres Muriadi, dan Effendi Blegur eks Biro Hubungan Antar Anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel.


Tujuan dari tiga orang mantan Pengurus IMI Kalsel sebagai perwakilan yang datang menemui Pengurus IMI Pusat di Jakarta itu untuk mendapatkan informasi tentang status Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel terutama terkait Kartu Tanda Anggota (KTA).


Informasi diterima beritapembaruan.id tentang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dipertanyakan tiga orang perwakilan itu, sebelumnya hingga saat ini tidak pernah disampaikan oleh Ketua IMI Kalsel Edy Sudarmadi selaku pemangku kekuasaan di klub otomotif di tingkat provinsi saat ini.


Diketahui, tiga orang eks Pengurus IMI Kalsel tersebut merupakan sebagai kelompok yang dianggap bersebrangan dengan Edy Sudarmadi yang menjabat Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel saat ini.


Bahkan menurut informasi ketiga orang mantan pengurus IMI Kalsel itu pada saat masih menjabat disebut-sebut termasuk pihak yang meminta percepatan Musyawarah Provinsi (Musprov) sebagaimana yang telah disetujui dalam Rapat Paripurna Organisasi klub otomotif tersebut.


Sipliansyah, mengatakan, tujuan dari menyambangi IMI Pusat di Jakarta itu untuk mendapatkan informasi terkait KTA yang menjadi hak anggota klub. Namun hingga saat ini tidak pernah disampaikan kepada pihaknya oleh Ketua IMI Kalsel Edy Sudarmadi.


"Kenapa kami ke Jakarta, karena sampai saat ini Ketua IMI Kalsel Edy Sudarmadi menutup rapat informasi kepada kami terkait organisasi klub otomotif di Kalsel ini terutama tentang KTA," ungkapnya, Selasa (8/2/22).


Sipliansyah Cs mengaku pada saat tiba di Sekretariat IMI Pusat dekat Senayan Trade Center (STC) di Jakarta Kamis (3/2/22) lalu, hanya bertemu Staf Sekretariat dikarenakan beberapa pengurus yang hendak ditemuinya sedang berada di luar kota.


"Kami hanya ditemui salah satu staf sekreariat IMI Pusat dan dia tidak mengerti terkait kemelut atau persoalan yang ada di IMI Kalsel. Sedangkan pengurus inti yang hendak kami temui mereka semua sedang ada tugas di luar kota," jelasnya.


Ia menuturkan bahwa Musyawarah Provinsi (Musprov l) IMI Kalsel akan digelar pada 26 Februari 2022 mendatang bahkan pendaftaran serta batas waktu pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Ketua IMI Kalsel Periode 2022 - 2026 pun sudah di tutup.


"Sedangkan untuk kelengkapan persyaratan lainnya bagi bakal calon yang akan bertarung di Musprov nanti seperti harus menyertakan surat dukungan minimal satu pertiga dari klub yang memiliki hak suara pun sudah ditetapkan paling lambat pada tanggal 15 Februari 2022 nanti," terangnya.


Namun demikian Sipliansyah Cs mengaku masih belum mengerti karena IMI Pusat sampai saat ini belum secara resmi mengeluarkan surat verifikasi tentang klub - klub mana saja yang berhak atau memiliki hak suara sah untuk memilih pada Musyawarah Provinsi IMI Kalsel yang akan digelar dalam waktu dekat itu.


"Kami masih bingung. Namun kita tunggu dan itu bukan hal yang sulit, tinggal bagaimana melihat apakah klub - klub tersebut memenuhi syarat atau tidak," tukasnya.


Sipliansyah mantan Sekretaris Umum IMI Kalsel yang diberhentikan karena Pergantian Antar Waktu (PAW) itu mengatakan, salah satu syarat klub untuk mendapatkan surat verifikasi dan berhak memiliki suara pada Musprov itu yakni memiliki 15 anggota klub dan melakukan pembayaran atau iuran.


Ia mengaku kekecewaannya makin bertambah dan merasa kelompoknya diperlakukan diskriminatif setelah mendapat informasi dari salah satu pengurus IMI Pusat bahwa KTA seluruhnya sudah diserahkan ke pengurus IMI Kalsel.(ron)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kemelut di Tubuh IMI Kalsel Jelang Musprov

Terkini

Topik Populer

Iklan