Iklan

Iklan

Ketua KPK: Pengurus NU Harus Peran dalam Tindakan Pemberantasan Korupsi

BERITA PEMBARUAN
16 Maret 2022, 10:16 WIB Last Updated 2022-03-16T03:34:07Z
Ketua PB NU Gus Yahya (kiri) bersama Ketua KPK Firli Bahuri (kanan)(foto : ist)


JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Firli Bahuri berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jalan Kramat Raya 164, Jakarta. 


Kedatangan Ketua KPK langsung disambut oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Selasa (15/3/2022).


Firli mengaku kedatangannya ke kantor PBNU adalah untuk berdiskusi dengan sahabat lamanya yaitu Gus Yahya. 


"Saya berdiskusi dengan Gus Yahya agar seluruh pengurus dan anggota PBNU sampai dengan PCNU harus mengambil peran dalam tindakan-tindakan pemberantasan korupsi,” ungkap Firli yang disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada beritapembaruan.id.


Senada dengan Firli, Gus Yahya pun mengungkapkan hal yang sama. “Ini pertemuan dengan sahabat lama yang sudah saya kenal sejak beliau jadi Kapolda NTB,” seperti dilansir dari Nu.or.id.


Firli juga menyampaikan bahwa perlu upaya serius membangun budaya dan peradaban anti korupsi. “Juga saya sampaikan, semua kamar-kamar kekuasaan harus bersih dan bebas dari korupsi. Kamar kekuasaan legislatif, eksekutif, yudikatif, juga partai politik harus bersih dan bebas dari korupsi. Presiden sebagai pemimpin dalam orkestrasi pemberantasan korupsi,” papar Firli.


Hal tersebut, menurut ketua KPK sudah disampaikan kepada presiden. “Hal tersebut juga pernah saya sampaikan pada saat peringatan hari anti korupsi sedunia yang dihadiri Presiden RI tanggal 9 Desember 2021 di Gedung Juang Merah Putih KPK,” pungkas Firli. (Mus)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua KPK: Pengurus NU Harus Peran dalam Tindakan Pemberantasan Korupsi

Terkini

Topik Populer

Iklan