Iklan

Iklan

Polisi Ungkap Kronologis Tragedi Tongkang Hancurkan Puluhan Rumah

BERITA PEMBARUAN
23 April 2023, 10:07 WIB Last Updated 2023-04-23T03:07:20Z
Puluhan rumah warga pinggir sungai di Desa Keladan Kecamatan CLU Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan yang hancur tertabrak Tongkang, (22/4/2023) kemarin (foto:SC)


RANTAU - Kapolsek Candi Laras Utara (CLU) Kepolisian Resor (Polres) Tapin IPDA Ketut Sedemen ungkap kronologis peristiwa dua buah tongkang yang terseret angin kencang hingga menghancurkan puluhan rumah warga di Desa Keladan Kecamatan Candi Laras Utara (CLU) Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (23/4/2023).


"Total ada 35 buah rumah warga yang rusak pada peristiwa tersebut dan waktu kejadiannya pada hari Sabtu (22/4/2023) sekitar pukul 15.30 WITA," ungkapnya.


Sebanyak 35 rumah yang rusak dampak terserempet dua buah tongkang itu berada di pinggir sungai Desa Keladan, dengan rincian di RT 03 enam buah rumah, RT 04 enam rumah, RT 05 dua belas rumah dan RT 06 sebelas rumah.


"Sebelumnya tongkang sandar atau tambat di sebrang Desa Sungai Keladan, lalu akibat dari adanya angin kencang dua buah tongkang yang ditambat di pohon rumbia (pohon sagu) tercabut sehingga kedua tongkang itu terbawa angin ke sebrang sungai sehingga menyerempet puluhan rumah warga," sebutnya. 


Adapun nama kedua tongkang itu kata Kapolsek CLU, Rimau 3336 milik Rimau Bahtera Shiping (RBS) dan tongkang MZB milik BGM yang dioperasikan oleh PT Cakrawala Nusa Bahari (CNB).


"Tidak ada korban jiwa. Namun untuk kerugian yang dialami warga akibat peristiwa itu masih dalam tahap penghitungan dari pihak korban, atau warga yang rumahnya rusak terserempet tongkang tersebut," jelasnya.


Kapolsek Candi Laras Utara (CLU) IPDA Ketut Sedemen menyampaikan bahwa, saat ini untuk penanganan perkara tersebut ditangani oleh pihak Dit Pol Airud Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan.


Sementara saat dikonfirmasi via WhatsApp Pembakal  (kepala desa) Keladan, Muhammad Faleh Lc menyampaikan, untuk korban atau warga yang rumahnya rusak parah saat ini sementara mereka tinggal di rumah keluarganya masing - masing.


"Namun ada sebagian rumah korban yang masih didiami mereka (korban) tetap tinggal di rumah yang sudah rusak itu," ujarnya.


Muhammad Faleh mengatakan, pihaknya bersama warga dan instansi terkait saat ini sedang menghitung, untuk memastikan berapa kerugian materi yang dialami warga rumahnya terserempet tongkang tersebut.


"Instansi yang dari awal paska kejadian berada di lokasi hingga saat ini yakni sebagian dari TNI dan Polri," sebutnya.(Ron)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polisi Ungkap Kronologis Tragedi Tongkang Hancurkan Puluhan Rumah

Terkini

Topik Populer

Iklan