![]() |
| Petugas Kepolisian saat mengevakuasi korban laka lantas di Jalan Pantura Cikarang Utara, Selasa 27 Januari 2026.(foto: ist) |
BEKASI – Jalan Pantura kembali memakan korban. Seorang ibu pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak dump truk saat berusaha menghindari lubang di Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/01/2026).
Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi tepat di depan gerai Mie Gacoan dan di samping Rumah Sakit Bhakti Husada.
Korban berinisial S (38) dilaporkan terjatuh setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak dari belakang oleh dump truk ketika menghindari lubang cukup dalam di tengah badan jalan.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, insiden terjadi saat korban melaju dengan kecepatan sedang.
Ketika berusaha menghindari lubang, korban diduga melambat, namun dari arah belakang datang dump truk yang tidak sempat menghindar hingga menabrak sepeda motor korban. Akibat benturan tersebut, korban kehilangan kendali, terjatuh ke aspal, dan terlindas dump truk.
Anggota Lantas Polsek Cikarang Utara, Aiptu Edwyn MT, mengatakan pihaknya segera melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian.
“Kami langsung mengevakuasi korban dan bersama PMI membawa ke RSUD Cibitung, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat karena pengendara melambat untuk menghindari lubang yang berada di jalur utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan di lokasi kejadian memang sudah lama mengalami kerusakan dan dipenuhi lubang, terutama setelah hujan deras mengguyur kawasan Cikarang dalam beberapa hari terakhir.
“Lubangnya cukup dalam dan sering tertutup genangan air, sehingga pengendara sulit melihat dengan jelas. Di lokasi ini sudah sering hampir terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Pihak kepolisian berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan jalan guna mencegah kecelakaan serupa. Selain itu, diperlukan pemasangan rambu peringatan atau penutupan sementara pada titik-titik jalan rusak agar pengguna jalan lebih waspada.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya penanganan dari dinas terkait di lokasi kejadian. Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari dan saat kondisi jalan basah akibat hujan.(sigit)


