Iklan

Iklan

Protes Tanpa Orasi, Pemuda Karawang Gelar Aksi Diam di Depan Polres

BERITA PEMBARUAN
12 Maret 2026, 15:49 WIB Last Updated 2026-03-12T08:49:40Z
Tri Prasetio Putra Mumpuni.(foto: ist)


KARAWANG – Seorang pemuda di Karawang melakukan aksi diam seorang diri di depan kantor Polres Karawang pada Kamis (12/3/2026). 


Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap lambannya penanganan sejumlah laporan masyarakat oleh aparat kepolisian.


Pemuda tersebut diketahui bernama Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam aksinya, ia berdiri sendirian di depan area kantor kepolisian sambil membawa poster berisi kritik, tanpa menyampaikan orasi.


Tri mengatakan, aksi diam itu merupakan bentuk kegelisahan sekaligus kritik terhadap pelayanan hukum yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil.


“Aksi ini adalah bentuk protes moral saya terhadap lambannya penanganan laporan masyarakat di Polres Karawang. Banyak orang kecil yang datang mencari keadilan, tetapi prosesnya sangat lama dan penuh ketidakpastian,” ujar Tri kepada media.


Menurutnya, banyak warga yang telah melaporkan berbagai persoalan hukum namun harus menunggu lama tanpa kepastian mengenai kelanjutan prosesnya. Kondisi tersebut, kata dia, memunculkan kesan bahwa keadilan berjalan lebih cepat bagi pihak-pihak tertentu.


Tri juga menyoroti adanya persepsi di tengah masyarakat bahwa proses penanganan perkara kerap berjalan lebih cepat apabila pelapor memiliki kekuatan ekonomi atau jabatan tertentu.


“Yang menjadi pertanyaan besar bagi saya adalah, kenapa masyarakat kecil yang tidak punya uang harus membayar begitu mahal untuk mendapatkan keadilan? Bahkan ada anggapan di masyarakat bahwa penyidikan baru berjalan kalau ada uang lebih dulu. Sementara mereka yang punya jabatan atau kekuasaan bisa membuat laporan yang langsung diproses dengan cepat,” tuturnya.


Ia menilai, jika kondisi tersebut tidak segera dibenahi, kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum bisa semakin menurun.


Meski demikian, Tri menegaskan bahwa aksi yang dilakukannya bukan untuk menyerang institusi kepolisian secara pribadi. Ia menyebut aksinya sebagai bentuk kritik konstruktif agar pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan lebih transparan, profesional, dan adil.


“Aksi ini bukan kebencian terhadap institusi, tetapi bentuk kepedulian agar hukum benar-benar hadir untuk semua orang tanpa membedakan siapa yang punya uang, siapa yang punya jabatan, dan siapa rakyat biasa,” tegasnya.


Tri berharap kritik yang ia sampaikan melalui aksi tersebut dapat menjadi perhatian pihak kepolisian, khususnya di Polres Karawang, agar lebih responsif dan serius dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.(***)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Protes Tanpa Orasi, Pemuda Karawang Gelar Aksi Diam di Depan Polres

Terkini

Topik Populer

Iklan