![]() |
| Ujang Umar alias Ule.(foto: ist) |
CIAMIS - Ketekunan dan semangat pantang menyerah membawa seorang putra asli Karawang sukses mengembangkan usaha pengolahan kayu di Desa Payungsari, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis Jawa Barat.
Dari tangan terampilnya, kayu gelam hasil perkebunan rakyat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang kini menembus pasar luar daerah hingga Bali.
Pelaku usaha tersebut adalah Ujang Umar, yang akrab disapa Ule, warga asal Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Dalam perbincangan santai saat ngopi bersama pada Rabu (15/4/2026), Ule menceritakan perjalanan usahanya yang penuh perjuangan.
Menurutnya, usaha pengolahan kayu itu berawal dari skala kecil di Karawang. Namun, keterbatasan bahan baku membuatnya harus memindahkan usaha ke wilayah lain hingga akhirnya menetap dan berkembang di Ciamis.
“Awalnya usaha kecil di Karawang, tapi karena bahan baku kurang, saya pindah ke Cimahi, lalu berkembang sampai sekarang. Alhamdulillah, usaha ini terus berjalan,” ujar Ule.
Di lokasi usahanya saat ini, Ule telah mempekerjakan 15 orang pekerja, baik yang dibawa dari kampung halamannya di Cilebar maupun warga sekitar tempat usaha. Produk utama yang dihasilkan berupa kayu pabrikasi, kayu penggergajian, hingga kusen siap pakai.
Hasil produksinya pun kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di luar Ciamis, bahkan mampu menembus pasar Bali.
“Alhamdulillah saat ini saya bisa mengantongi omzet sekitar Rp90 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya kos dan upah pekerja, masih ada hasil untuk saya,” katanya.
Sebagai anak keempat dari lima bersaudara, Ule mengaku perjalanan membangun usaha tidak selalu mulus. Banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi. Namun jiwa wirausaha yang telah tertanam sejak kecil menjadi modal utama untuk bertahan.
Ia mengenang, semangat berdagang sudah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah dasar, ketika membantu orang tuanya berjualan es keliling.
Dengan keteguhan hati dan kerja keras, bersama timnya yang dipimpin Lena Sari Wahyuni, usaha tersebut terus berkembang hingga menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang.
Ule berharap kisah perjuangannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Karawang agar berani berwirausaha dan tidak takut memulai dari bawah.
“Jaga kepercayaan mitra, disiplin dalam bekerja, dan utamakan keselamatan kerja. Kalau itu dijalankan, insyaallah apa pun bisa diraih,” pungkasnya.(MU)


