Iklan

Iklan

Budaya Karo Bergema di Karawang, Ratusan Perantau Hadiri Kerja Tahun 2026

BERITA PEMBARUAN
10 Mei 2026, 14:19 WIB Last Updated 2026-05-10T07:31:41Z
Masyarakat Karo yang ada di Karawang usai menggelar acara Kerja Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Bintang Maruli di Palumbonsari Karawang Timur, Minggu 10 Mei 2026 (foto: ist)


KARAWANG – Ratusan masyarakat Karo perantau asal Sumatera Utara memadati Gedung Serbaguna Bintang Maruli, Palumbonsari, Karawang Timur, Sabtu (09/05/2026), dalam acara Kerja Tahun Karawang 2026 yang berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya.

Kegiatan tahunan tersebut mengusung tema “Sintua nuduhkeun dalan, singuda ergerak alu kini ersadaan” yang memiliki makna “orang tua menunjukkan jalan, yang muda menjalankan demi persatuan dan kesatuan”.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak acara dimulai. Ratusan warga perantau Karo tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Karo, seperti erlandek atau tarian tradisional, tarik suara, hingga pantun-pantun berisi nasihat dan petuah kehidupan.

Ketua panitia, Gregorius Tarigan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pesta adat budaya Karo yang rutin digelar setiap tahun sebagai ajang silaturahmi sekaligus upaya melestarikan budaya leluhur di tanah perantauan.

“Acara ini dihadiri dari berbagai kalangan dan agama. Kita berkumpul di sini untuk bersilaturahmi, baik muda-mudi maupun orang tua, sambil melaksanakan adat budaya yang berasal dari kampung kami di Tanah Karo,” ujar Gregorius Tarigan.

Ia menyebutkan, kegiatan tahun ini dihadiri sekitar 600 peserta dari berbagai wilayah di Karawang dan sekitarnya.

Salah satu budaya yang ditampilkan dalam acara tersebut adalah Pengalo-ngalo, tradisi khas Karo yang melambangkan penghormatan generasi muda kepada orang tua.
Sementara itu, salah satu peserta, Elias Suryadi Tarigan, mengungkapkan bahwa pelestarian budaya Karo menjadi tanggung jawab bersama, baik orang tua maupun generasi muda.

“Harapan kami, generasi muda tetap memiliki semangat mempertahankan budaya dan menunjukkan bahwa mereka adalah generasi muda yang berbudaya,” katanya.

Acara ini juga dihadiri Ketua Harian Perkumpulan Masyarakat Batak Karawang (Permata Karawang), Mardiman Ujung, bersama sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Utara lainnya, di antaranya Samser Gultom dari FK Mantap (Forum Komunikasi Mandailing Tabagsel).

Dalam sambutannya, Mardiman Ujung mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga berpesan agar seluruh masyarakat perantau asal Sumatera Utara turut menjaga kondusivitas dan kerukunan di Kabupaten Karawang.

“Semoga kegiatan budaya seperti ini terus mempererat persaudaraan antarwarga dan menjaga kekompakan masyarakat perantau di Karawang,” ujarnya.(mu)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Budaya Karo Bergema di Karawang, Ratusan Perantau Hadiri Kerja Tahun 2026

Terkini

Topik Populer

Iklan