![]() |
| Petugas Kepolisian Polsek Tarumajaya hentikan aktivitas tempat Wisata Wahana Air Waterpark Transera di Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi Minggu (16/5/21) |
BEKASI- Polisi hentikan kegiatan di tempat Wisata Wahana Air Transera yang berada di Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.
Petugas Kepolisian Polsek Tarumajaya membubarkan tempat wisata tersebut setelah adanya instruksi dari Pemerintah Pusat untuk tidak ada kegiatan apapun di tempat wisata.
Dipimpin langsung Kapolsek Tarumajaya AKP Dr.Edi Suprayitno dan beberapa petugas lainnya dari tiga pilar, langsung mendatangi Wahana Air Transera, meski sempat membuat kaget para pengunjung di wahana air tersebut. Petugas langsung menjelaskan alasan dilakukan penutupan termasuk dengan menjelaskan secara langsung kepada warga yang datang berwisata ke tempat tersebut.
"Atas perintah dari bapak Kapolda, kami langsung mendatangi tempat wisata yang ada di wilayah hukum Polsek Tarumajaya salah satunya Wanaha Air Transera yang saat ini kami datangi untuk dilakukan penutupan sementara," ujar Kapolsek Tarumajaya AKP Edi Suprayitno.
"Tadi meski ada pengunjung yang kecewa namun setalah setelah kami jelaskan pengunjung dapat memahami yang akhirnya membubarkan diri untuk kembali ke tempat tinggalnya masing masing," imbuh Edi.
Sementara salah satu pengunjung Awal (30) yang mengaku berasal dari Jakarta Barat, sempat kecewa dengan ditutupnya wahana air oleh petugas. Terlebih dirinya datang bersama keluarga untuk berwisata mengisi libur lebaran.
"Jelas saya kecewa sudah datang dari pagi hari berharap dapat memanjakan keluarga berwisata di wanaha air di sini," sesal Awal.
Di tempat yang sama pengelola Wanaha Air Transera Waterpark, Zaki yang juga sempat terkejut dengan kedatangan tiga pilar untuk menutup wisata wanaha air tempatnya. Dan setelah mendapatkan penjelasan petugas, akhirnya ikut membantu sosialisasi kepada para pengunjung untuk dapat kembali pulang ke tempat tinggalnya masing-masing.
Pengelola wanaha juga memberikan kebijakan dengan mengembalikan uang tiket yang telah dibeli pengunjung tanpa memotong sepeserpun hingga tidak merugikan pengunjung yang memang sudah membeli tiket baik secara langsung maupun secara online.
"Tidak ada pemotongan sama sekali pada para pengunjung yang sudah masuk manapun masih di luar. Kami mendukung apa yang dilakukan petugas termasuk menutup sementara seluruh tempat wisata, karena demi memutus mata rantai wabah Covid-19," tutup Zaki.


