Iklan

Iklan

Tak Terima Kades Dianggap Terpapar Covid-19, Warga Datangi RS Intan Barokah

BERITA PEMBARUAN
16 Mei 2021, 23:49 WIB Last Updated 2021-05-17T02:10:02Z
Rumah Sakit Intan Barokah Kosambi Karawang


KARAWANG- Warga Desa Cilewo Kecamatan Telagasari datangi Rumah Sakit (RS) Intan Barokah di Jalan Raya Telagasari-Kosambi Kecamatan Klari Karawang, Jawa Barat, Minggu (16/5/21).


Pasalnya mereka menduga ada kesalahan prosedur dari RS Intan Barokah terkait meninggalnya Kepala Desa Cilewo Abun Bunara yang disebabkan Covid-19 tanpa menunggu hasil tes swab. 


Menurut Ketua KSM Barak Indonesia yang juga warga Desa Cilewo D Sutejo mengatakan, Ia menduga ada kejanggalan dalam menetapkan status positif Covid-19 pada almarhum Kades Cilewo Abun Bunara, karena sebelum meninggal hasil tes awannya belum keluar.


"Kita sebagai warga Desa Cilewo, akan meminta pertanggungkawaban pihak Rumah Sakit Intan Barokah atas tuduhan status terpapar Covid-19 yang diberikan kepada almarhum Abun Bunara. Karena sebelum meninggal hasil tes swab itu belum keluar. Ini jelas aneh, kok pihak Intan Barokah bisa menetapkan almarhum meninggal karena terpapar Covid-19," ucap Tejo.


Diharapkan Tejo, pihak pemerintah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Karawang serta Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya, agar segera memproses RS Intan Barokah. 


"Kami menganggap RS Intan Barokah teledor dan ini sangat membohongi kami. Kami mendesak bupati dan pihak terkait segera menindak RS Intan Barokah. Yang dengan sewenang-wenang memvonis, bahwa almarhum Abun Bunara meninggal akibat terpapar karena Covid-19. Ini sungguh menyakitkan kami sebagai warga Desa Cilewo ," terang Tejo.


Hingga berita ini ditulis pihak Rumah Sakit belum ada yang bisa dikonfirmasi.(np).



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tak Terima Kades Dianggap Terpapar Covid-19, Warga Datangi RS Intan Barokah

Terkini

Topik Populer

Iklan