Iklan

Iklan

Ketua Komisi II DPRD Tapin Apresiasi Kinerja Petugas Gabungan

BERITA PEMBARUAN
15 Mei 2021, 15:04 WIB Last Updated 2021-05-15T08:04:35Z
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tapin Wahyu Nugroho Ranoro

RANTAU- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapin bersama instansi terkait lainnya (TNI dan Polri) terus melakukan pengawasan di sejumlah lokasi tempat wisata yang ada di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.

Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Tapin seperti yang disampaikan kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tapin Hamdan Rosyandie, bahwa tempat wisata di Kabupaten Tapin sebelum dan sesudah Idul Fitri 2021 tetap di buka.


Menurut Hamdan Rosyandie, meskipun ada larangan mudik, namun untuk tempat-tempat wisata khususnya di Kabupaten Tapin tidak ada perintah atau larangan untuk menutupnya. 

"Namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19," ujar Hamdan.

Sementara Kepala Satpol PP Kabupaten Tapin H Mahyudin mengatakan, terdapat beberapa tempat wisata yang biasa ramai dikunjungi masyarakat setelah lebaran seperti sekarang ini.

"Khususnya tempat wisata religi itu biasanya ramai dikunjungi banyak peziarah yang datang, makanya kami melakukan pemantauan khusus ditempat wisata religius tersebut," ungkap H Mahyudin.

Ia menambahkan untuk tempat lain seperti di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Siring dan Taman Basimban Rantau itu juga menjadi prioritas petugas kami melakukan kegiatan patroli Satpol PP.

"Kalau untuk di Rantau Baru, disana ada posko gabungan jadi dapat lebih mudah terpantau," terangnya.

Selain itu kata H Mahyudin, personil Satpol PP Kabupaten Tapin ikut tergabung melakukan penjagaan di setiap pos pengamanan operasi.

"Kami melihat dan mendapati ada beberapa masyarakat yang reaktif setelah dilakukan rapid tes antigen yang dilakukan secara acak di Pos PAM dan mereka kami perintahkan untuk putar balik.

Di tempat terpisah Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tapin Wahyu Nugroho Ranoro kepada beritapembaruan.id mengatakan, dari pengamatannya,Wahyu menilai bahwa pelaksanaan para petugas gabungan (TNI, Polri Satpol PP) dan instansi lainnya dilapangan sudah cukup bagus.

"Pemerintah daerah telah melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat cukup baik terkait larangan mudik saat pandemi. Pendekatan dan sosialisasi menurut anggota DPRD Tapin asal PDIP tersebut, mengatakan lebih tepat dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di daerah.

Ia mengatakan, lebih nyaman melakukan pendekatan dan sosialisasi dengan memberikan pemahaman kepada warga daripada menggunakan pendekatan hukum.

"Misalnya dalam penerapannya, kalau masih ada yang curi-curi dalam aturan larangan mudik ini," ujarnya.

Kemudian terkait tempat wisata, khususnya tempat wisata religius, imbuh Wahyu penanganannya juga sudah cukup baik, dimana pemerintah daerah dan pengelola sudah melakukan antisipasi dengan membuat tanda jarak bagi pengunjung serta imbauan agar selalu mematuhi prokes saat berziarah.(Ron)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua Komisi II DPRD Tapin Apresiasi Kinerja Petugas Gabungan

Terkini

Topik Populer

Iklan