![]() |
| PMK Desa Malintang Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalsel saat ikut sosialisasi tentang Pemadam Kebakaran dan Safety oleh UPT Damkar Kabupaten, Sabtu (4/9/21)(foto:ist) |
MARTAPURA- Para Relawan Pemadam Kebakaran (PMK) Desa Malintang Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalsel ikuti sosialisasi tentang Pemadam Kebakaran dan Safety dalam bertugas yang dilaksanakan oleh UPT Damkar Kabupaten Banjar, Sabtu (4/9/21).
Kegiatan sosialisasi tentang Pemadam Kebakaran dan Safety dalam bertugas oleh UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar kepada Relawan PMK Desa Malintang tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
Acara kegiatan sosialisasi tersebut di buka secara resmi oleh Camat Gambut yang diwakili Sekretaris Kecamatan H Zakaria SAP juga dihadiri oleh Kepala Desa Malintang H Hamidan S.Ag., serta 45 orang Relawan Pemadam Kebakaran Desa Malintang Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalsel.
Tujuan dari sosialisasi tentang Pemadam Kebakaran dan Safety dalam bertugas tersebut agar para relawan selaku mitra kerja UPT Damkar Kabupaten Banjar Kalsel dapat memahami pentingnya aspek keselamatan serta efektivitas dan efisiensi dalam setiap operasi di lapangan, hal itu diungkapkan Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar Gusti Yudhi.
"Aspek keselamatan serta efektivitas dan efisiensi dalam setiap operasi itu sangat penting," terangnya.
Kepada beritapembaruan.id Kepala UPT Damkar Banjar Gusti Yudhi lebih lanjut mengatakan, harapannya dengan diadakannya sosialisasi seperti ini agar para relawan dalam bertugas tidak mengabaikan faktor keselamatan anggotanya, dalam memberikan perbantuan layanan pemadaman kebakaran.
"Agar selalu dapat melakukan koordinasi serta kerjasama tim saat bertugas," pintanya.
Lanjutnya, yang masih perlu diperhatikan baik oleh para relawan maupun petugas pemadam kebakaran lainnya saat ada informasi terjadi kebakaran dan diinfokan update di lapangan oleh para relawan di TKP, terkadang masih banyak unit - unit lainnya yang melaju kencang.
"Sehingga bisa membahayakan personilnya sendiri maupun orang lain," imbuhnya.
Kemudian disaat penanganan agar semua bisa saling berbagi peran, siapa berbuat apa ? Ada yang bertugas sebagai pengaman, penunjuk jalur, operator komunikasi dan ada sebagai tim penyerang yang berbagi sudut lokasi titik pemadaman untuk memotong jalur api agar tidak meluas.
Ia menambahkan untuk jumlah relawan pemadam kebakaran di Kabupaten Banjar data terakhir total sekitar 116 unit Ormas Damkar dengan total anggotanya sekitar 2.636 orang.
"Kedepan akan diverifikasi ulang berdasarkan atas hukum ormas (Akta Notaris dan SKT Kesbangpol )," tutupnya.(ron)


